Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Jika menggunakan tisu, segera buang setelah digunakan dan cuci tangan. • Pastikan Anda dan orang-orang di sekitar Anda menjalankan etika batuk dan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu saat batuk atau bersin, segera buang tisu bekas tersebut. Dengan mengikuti etika batuk dan bersin, Anda melindungi orang-orang di sekitar dari virus-virus seperti batuk pilek, flu, dan COVID-19. Ketika orang-orang berkumpul bersama dalam kerumunan, Anda memiliki kemungkinan untuk melakukan kontak erat dengan orang yang terinfeksi COVID-19 dan lebih sulit untuk menjaga jarak fisik minimal 1 meter. • Meskipun Anda tidak menyadari telah terpajan COVID-19 dan mengalami gejala, lakukan isolasi mandiri dan pantau diri Anda. Bahkan, obat untuk pasien asma ini bisa menimbulkan efek samping seperti iritasi mulut, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, gatal atau ruam kulit, nyeri sendi, dan sakit kepala.

Banyak dari mereka yang akhirnya menolak disuntik karena rasa takut. Itu dia Moms beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobati sakit punggung sebelah kiri yang bisa Moms coba. Moms dapat menghindari sakit punggung sebelah kiri atau mencegahnya kambuh dengan memperbaiki kondisi fisik dan mempelajari serta mempraktikkan mekanisme tubuh yang benar.

Cara menyembuhkan Covid

Dinas kesehatan daerah dan kementerian kesehatan adalah sumber terpercaya dalam memberikan arahan kepada masyarakat di wilayahnya tentang apa saja yang harus dilakukan untuk melindungi diri. • Jika Anda demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segeralah cari pertolongan medis dan tetap memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu. WHO merekomendasikan untuk menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain. Jarak ini merupakan ukuran umum tentang seberapa jauh semua orang harus saling menjaga jarak walaupun mereka baik-baik saja tanpa diketahui terpajan COVID-19 atau tidak.

Dan membiasakan cuci tangan dengan air dan sabun, atau hand-rub berbasis alkohol, serta hindari menyentuh mata, mulut atau hidung lebih efektif melindungi diri Anda. Cara penularan utama penyakit ini adalah melalui tetesan kecil yang dikeluarkan pada saat seseorang batuk atau bersin. Saat ini WHO menilai bahwa risiko penularan dari seseorang yang tidak bergejala COVID-19 sama sekali sangat kecil kemungkinannya. Namun, banyak orang yang teridentifikasi COVID-19 hanya mengalami gejala ringan seperti batuk ringan, atau tidak mengeluh sakit, yang mungkin terjadi pada tahap awal penyakit.

“Obat yang diberikan pada penderita Covid-19 adalah untuk mengatasi gejala serta obat empiris lainnya. “Pasien yang menderita Covid-19 sebagian besar (90%) akan sembuh dengan penatalaksanaan yang baik. Disamping itu, yang tidak kalah pentingnya adalah imunitas tubuh kita berperan penting dalam mengeliminasi virus tersebut,” ujarnya. Orang yang sakit COVID-19 dan orang-orang yang berisiko direkomendasikan untuk membatasi kontak dengan hewan pendamping dan hewan-hewan lain. • Tetap ikuti informasi terbaru dari sumber terpercaya, seperti WHO, dinas kesehatan daerah, dan kementerian kesehatan.